Jangan pernah remehkan kencan pertama. Karena kesempatan ini bisa dimanfaatkan untuk mengulik perilaku si gebetan. Hal itu penting diperhatikan karena caranya berperilaku akan menggambarkan bagaimana ia menghormati kita dalam hubungan.

Kita bisa menandai hal apa saja yang menimbulkan rasa tidak nyaman agar punya pertimbangan untuk melanjutkan kebersamaan. Apalagi, jika si gebetan menunjukkan 10 red flag ini, kita disarankan untuk mundur karena kemungkinan tidak dihormati sebagai pasangan dapat terjadi.

1. Tidak menghormati batasan

Perhatikan respons si gebetan ketika mendapatkan apa yang diinginkan dan saat kita mengungkapkan hal yang ia tidak setujui. Cara itu akan membantu kita untuk mengetahui apakah ia menghormati atau melanggar batasan tanpa memperhatikan perasaan pasangannya.

Perilaku si gebetan yang menunjukkan rasa tidak menghormati kepada calon pasangannya bisa dilihat dari: Memaksa kita untuk melakukan sesuatu, padahal kita tidak menginginkannya Kita ingin pulang untuk bersiap kerja atau sekolah esok hari, namun ia menahan Menunjukkan perilaku agresif walau kita tidak nyaman. Mungkin saja si gebetan sengaja defensif atau marah agar kita merasa bersalah karena menolaknya.

2. Merendahkah orang lain

Tidak hanya dengan calon pasangan, si gebetan sebaiknya juga menunjukkan perilaku baik dengan orang lain. Kalau ia merendahkan atau mengatakan sesuatu yang tidak pantas kepada orang lain, misalnya pada pelayan rumah makan, perilaku ini bisa menjadi peringatan untuk kita.

3. Menjelek-jelekkan orang lain

Membahas mantan bukanlah topik yang umum dibicarakan ketika kencan pertama, apalagi jika si gebetan menjelek-jelekkan pasangannya terdahulu.

Kita sebaiknya berhati-hati dengan tanda ini karena menyiratkan ia mungkin tidak bertanggung jawab atas tindakannya, temasuk dan dengan kita. Hal yang sama juga berlaku apabila selama ngobrol, ia terkesan merendahkan orang lain. Di sini, kita bisa menilai seberapa bermasalahnya si gebetan dengan orang-orang di sekitarnya.

4. Tidak menjawab pertanyaan

Obrolan saat kencan pertama pastinya akan terasa nyaman bila kita dengannya bisa saling merespons. Namun, bisa saja si doi tidak menjadi lawan bicara yang baik karena menjawab secara tidak masuk akal  atau jawabannya asal-asalan. Tidak menutup kemungkinan juga ia membuat kita merasa tidak enak hati karena menanyakan suatu hal. Jika ia seolah-olah menghakimi pertanyaan yang diberikan ketika kencan pertama, maka kita harus berhati-hati.

5. Terus-menerus memeriksa ponsel pintar

Berbicara dengan teman yang terus-menerus mengecek ponsel pintar, tentu membuat kita tidak nyaman saat ngobrol, bukan? Hal yang sama akan terjadi bila si gebetan juga sibuk dengan ponsel pintarnya, kecuali ia memiliki situasi mendesak. Kalau si gebetan lebih mengutamakan gawainya ketimbang kita, perilaku ini menjadi tanda bahwa ia tidak mempertimbangkan perasaan lawan bicaranya.

6. Membicarakan diri sendiri

Ada perbedaan mencolok antara si gebetan berbicara dengan atau kepada kita. Ketika ia berbicara dengan kita, maka obrolan ada timbal-baliknya. Namun, jika ia berbicara kepada kita maka artinya hanya ada komunikasi satu arah dan tidak ada kesempatan untuk bertanya balik atau menanggapi. Tentu hal tersebut membuat rasa tidak nyaman karena kita tidak mampu membangun hubungan emosional dan tidak didengar.

7. Memberi rasa aman palsu

Si teman kencan dapat menawarkan banyak hal, mulai dari rencana liburan, makan, atau banyak hal di masa depan walau kita belum tentu jadian dengannya. Memang perkataan itu terasa menyenangkan ketika didengar, namun kita jangan terbuai karena hal tersebut mungkin hanya memberikan rasa aman yang palsu.

Apabila rencana-rencana si gebetan itu diamini, lebih mungkin bagi kita untuk mengabaikan tanda bahaya lain dari hubungan dengannya.

8. Memuji tapi menghina

Perasaan tidak nyaman ketika kencan pertama dapat terasa jika gebetan tiba-tiba melontarkan lelucon sinis. Itu akan membingungkan kita apakah barusan dipuji atau dihinda karena perkataannya dibungkus dengan candaan yang terdengar seperti pujian. Misalnya,

“Kamu akan lebih cantik kalau rambutmu lebih panjang” atau “Saya biasanya tidak menyukai wanita bergigi gingsul, tapi kamu berbeda”.

9. Membicarakan seks

Seperti membicarakan mantan, topik seks akan terasa aneh jika dibicarakan saat kencan pertama dan biasanya bukan pertanda bagus.

Seks sebenarnya boleh-boleh saja dibicarakan, tapi untuk kasus satu ini bisa menjadi masalah karena tidak memperhatikan rasa nyaman lawan bicara. Seseorang yang peduli untuk mengenal dan mempertimbangkan kenyamanan kita, tidak mungkin membahas topik seks pada kencan pertama.

10. Mengabaikan keamanan

Kencan sebaiknya tidak dilanjutkan jika si gebetan memaksa kita nge-date di tempat-tempat rawan yang menimbulkan rasa was-was. Misalnya, pergi ke tempat sepi di malam hari dan kita diharuskan naik transportasi umum seorang diri. Kalau ia bereaksi dan masih bersikeras itu tandanya si gebetan tidak mempertimbangkan keamanan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published.